Monday, August 22, 2016

Warga Kauman Rencanakan Pekan Batik Tiap Minggu



Salah satu upaya untuk mendukung keberadaan Kampoeng Batik Kauman, warga gang 4 Kelurahan Kauman berencana membuat event rutin setiap pekan yang akan diberi tajuk Pekan Batik, yang akan dilaksanakan awal tahun 2017 mendatang. Koordinator warga, Sugono mengatakan, acara tersebut masih mengambil konsep untuk membuat sebuah kampung batik. Namun event tersebut dibuat bukan untuk menyaingi Kampoeng Batik Kauman, melainkan menambah daya tarik.
“Jadi khusus di gang 4 ini nantinya setiap rumah akan membuka pintunya, dan menjual batik. Tidak hanya batik, rumah yang tidak berproduksi batik juga bisa menjual barang lainnya semisal kuliner atau cinderamata,”.
Selain membuka secara serentak semua rumah, pekan batik juga akan disisipi acara untuk menarik masyarakat. Tetapi yang menjadi konsep utama adalah penjualan batik dengan konsep rumahan yang lebih ramah, dan lebih terjangkau.
“Kami akan membuat suasana yang lebih ramah, lebih kekeluargaan. Harapannya wisatawan bisa tertarik,”.
Inisiatif tersebut, lanjut Sugono, muncul dari warga setempat. Landasannya potensi Kauman sangat besar baik dari segi popularitas, maupun lokasi geografisnya. Banyak hotel yang berada tidak jauh dari Kauman, begitu juga Masjid Jami hingga alun-alun yang sementara ini menjadi salah satu pusat keramaian.
“Banyak hotel berbintang tak jauh dari sini, ada masjid juga yang sering dijadikan lokasi istirahat atau transit. Jadi kami ambil kesempatan itu dengan menawarkan pekan batik,”.
Dia juga melihat, adanya event tersebut juga akan membantu perekonomian masyarakat sekitar. “Ada event pasti ada parkir, ada penjual makanan dan lain-lain. Ini akan membantu mendongkrak perekonomian juga,”.
Semua konsep tersebut kini sudah mulai dijalankan dari hal yang paling kecil. Salah satunya menjaga kebersihan lingkungan sekitar yang akan menjadi salah satu daya jual. Masyarakat setempat, sudah diberikan kesadaran untuk bersama menjaga kebersihan, dan tidak membuang sampah sembarangan. Kemudian, secara swadaya warga juga akan mulai menyiapkan sejumlah infrastruktur tambahan seperti adanya pohon pelindung.
“Rencananya di sepanjang gang ini akan kami buat semacam pohon pelindung di atas, menggunakan pohon rambat. Itu sudah mulai kami pikirkan untuk dibuat,”.
Dalam waktu dekat, perwakilan dari warga juga akan berkonsultasi dengan Dinas Pariwisata. Harapannya, event tersebut dapat masuk salah satu agenda wisata di Kota Pekalongan.


FB : Griya Batik Mas, Instagram : tokobatikmas, kainbatikmas, batikulismas

No comments:

Post a Comment

Be Someone Who Seeks Comfort And Style