Saturday, April 18, 2015

Pesona Batu Batik Wonogiri

tokobatikmas.com

Jika Batu Bacan (chrysocolla) dari alam Pulau Bacan Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara beberapa waktu lalu menjadi primadona dan diburu penggemar meski harganya selangit.
Namun, kini munculnya beragam batu berasal dari alam di Jawa yang tak kalah eksotis membuat penggemar bebatuan hias mulai meliriknya. Seperti halnya dengan Batu Batik khas Wonogiri yang kini mulai marak dipasaran.
Yah, batu berwarna putih dengan corak abstrak batik coklat memang belum ada nama baku untuknya. Penamaan Batu Batik Wonogiri didapatkan dari Pelawak kondang ibukota, Nardji yang juga menggemari koleksi batu. Hal tersebut dikatakan Sunarti dari Narji Gem’s Stone yang membuka stan batu akik di pasaraya Sri Ratu lantai 1 Jl Pemuda, Semarang.
“Awalnya banyak teman-teman menyebut beragam nama batu ini, namun mas Narji begitu melihatnya memberikan nama Batu Batik khas Wonogiri. Nama itu akhirnya jadi populer”.
Menurutnya, Batu Batik mempunyai pesona tersendiri. Coraknya mempunyai seni tersendiri dengan coraknya yang tak beraturan dan didominasi warna putih gading dan semburat coklat. Harganya pun, ibu ramah tersebut mematok dengan harga yang terjangkau dari Rp 350 hingga Rp 1,5 juta dengan kualitas bahan logam yang berkualitas.
“Biasanya batu batu batik banyak diburu kalangan ibu-ibu untuk kebutuhan fashion, namun kalangan bapak bapak kini juga banyak yang mulai meliriknya. Sangat cocok jika digunakan dan dipadukan dengan fashion baju bermotif batik”.
Sementara itu, Dewo dari Kalioyo Mataram Gem’s Stone mengakui pesona batu alam Jawa memang tak kalah menarik dibanding lainnya. Selain menawarkan harga yang terjangkau, pesonanya juga tak kalah indah. Seperti batu “Giok” Wonogiri yang menurutnya lebih bagus dibanding giok lainnya.
Sejauh ini, batu yang mempunyai kehalusan serat, gradasi warnanya halus serta pengkristalannya yang seimbang belum ada nama baku. Namun dikalangan pengrajin batu memberikan nama “Giok” Wonogiri karena ciri-ciri batu tersebut secara kasat mata lebih cocok di masukkan kategori Giok.
“Keunggulan Giok Wonogiri ini mempunyai motif dan memunculkan pola atau warna serta didominasi warna Tosca. Saat ini batu dari penambangan di Kali Oyo Bantul tersebut di Yogyakarta sudah booming”,
Untuk membeli Giok Wonogiri, Dewo mengakui bahwa harganya sangat murah, yaitu Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu untuk bahan. Pesona batu Panca Warna Kebumen juga tak kalah dengan Panca Warna dari daerah lain. Pancawarna Kebumen lebih tebal dan kuat warnanya, virus kebumen warnanya putih agak kemerah-merahan.
“Jawa memiliki gunung-gunung berapi yang subur. Secara logis, pasti juga mempunyai kekayaan alam berupa batu-batu yang mempunyai pesona keindahan yang tertimbun di bawah gunung”,
Hal serupa juga disampaikan Eka Haryani dari Eka Gem’s Stone.Dalam stannya ia menampilkan koleksi Batu Tumpang dari Nusakambangan Cilacap. Keunggulan batu ini mempunyai motif seperti Tumbuhan Putri Malu.
“Jika disentuh motifnya, Batu ini seperti tanaman putri malu. Motifnya akan membuka dan menutup. Coraknya mirip bunga Teratai”,jelasnya sembari menerangkan harga batu tersebut berkisar dari Rp 400 ribu hingga Rp 1,5 juta.

No comments:

Post a Comment

Be Someone Who Seeks Comfort And Style